Internet, Sebuah Analogi

[…]Secara teknis, marga Tampubolon ber-ip 202.202.202.0/29 dan Suryo sendiri ber-ip 202.202.202.5. Pak Polisi semuanya menggunakan static-routing, kebetulan Pak Polisinya gaptek.[…]

[…]Untuk ke rumah Suryo Tampubolon di California-US, Roy Simanjuntak memiliki beberapa pilihan. Dia bisa lewat Australia, Singapura, HongKong, London, langsung ke San Diego-US, atau lainnya. Terserah. Kebetulan karena memang Roy termasuk kaya, dia memiliki sangat banyak pilihan. Rumahnya memiliki landasan pesawat dengan jet pribadi, jalan bawah tanah yang langsung terhubung ke jalur-cepat-bebas-hambatan, jalur kereta bawah tanah dengan shinkansen-nya, transporter satelit, pokoknya lengkap (kaya jee…). Semuanya milik pribadi, alias dedicated line, tak lagi fakir bandwidth dalam gang sempit dan jalan berbatu.[…]

Chapter 1 : Job List

# NMC ; ini yang terpenting. Network troubleshooting adalah omong kosong mengetahui titik permasalahan yang sebenarnya
# Network Load Balancing ; traffic upstream dan downstream di sisi backbone harus balanced untuk menjaga stabilitas seluruh backbone
# Contact Center ; kontak dengan customer harus selalu terjadi. Problem, troubleshoot, dan request customer dilayani, apapun itu. Begitu juga kontak dengan upstream provider
# Setup Per Request ; setiap customer memiliki policy dan keinginan yang berbeda, entah itu routing, bandwidth management, perangkat, dll
# Troubleshooting ; dilakukan bila terdapat problem baik di jaringan backbone maupun koneksi customer
# Device Maintenance ; media akses yang kompleks menuntut kami harus paham luar-dalam mengenai hardware dan software yang bersangkutan