kala coba uraikan benang kusut
ketika semua gundah kian menyemut
pun terasa jalan terjal kian mengerucut
saat itulah peri datang dari tiap sudut

dahulu hanya sebatas mimpi
melanglang buana dan terus mencari
tak pandang aral menyongsong mentari
pantang menyerah, harus tetap berdiri
untuk melihat, dialah sang peri
yang harus ditemui..

kala tiba tak kuasa menerjang galau
putri impian sungguh sangat memukau
datang dan

pergi dalam kilau
untaian nada mengalir penuh derau
maafkan aku ini yang gagak parau

kisah tak seindah arjuna mencari janda
pun si gamang dan gadis petualang yang melegenda
kita walau cinta tetaplah lain dunia
gagak dan peri terlalu jauh berbeda
galau hatiku kian terasa

bagai malaikat yang penuh kasih
segera kau cabut semua perih
secepat kilat bekukan darah yang mendidih
selembut awan satukan semua serpih
uraikan janji hati memadu cinta putih
torehkan pena wariskan generasi terpilih

oh bidadari…
engkaulah peri peneguh hati

 
to my angel, my cute little girl, my wife, you are my inspiration

Facebook Comments Box
Puisi Untuk Noni

4 thoughts on “Puisi Untuk Noni

  • 18 April 2008 at 8.39 am
    Permalink

    Duh,ky sinetron bgt deh.and trlalu puitisB-)

  • 8 September 2008 at 11.08 pm
    Permalink

    Hmm…hmm…hmm…hmm…

  • 9 September 2008 at 9.19 am
    Permalink

    makasi mas….

    :-*

  • 3 December 2008 at 9.14 am
    Permalink

    hahaha, noo.noo..puitis bed lu wkwk. ga nyangka ga nyangka..lol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.