Seminggu terakhir dapet jatah ngantor masuk siang melulu nih. Ada enaknya, ada nggaknya. Tapi daripada masuk pagi, saya pilih masuk siang deh. Enaknya, ga perlu bangun pagi :D, selain itu kalo masuk siang tuh dapet insentif, meskipun kecil tapi cukup menambah…hehehe :D Tapi ga enaknya, kalo ada trouble malam-malam harus tanggung jawab. Bisa-bisa malah sampe tidur di kantor, seperti hari ini.

Actually, ini pertama kalinya

tag3

saya menangani maintenance]VSAT sendirian. Maklumlah, baru 3 bulan kerja di perusahaan NAP. Biasanya sih cuma ikut membantu, tapi sekarang sudah “harus” bisa “ditinggal” tanpa bantuan dari seniors. Suasananya tentu saja jauh berbeda daripada 3 bulan lalu, sekarang sudah tanpa keringat dingin lagi, hehehe.

Sempat ga fokus juga karena salah satu seniorku, Dian, beberapa saat sebelumnya kasih tahu bahwa besok Beliau harus mengikuti tes wawancara di Siemens Indonesia. Sekadar info, beberapa hari sebelumnya, senior saya yang lain, sebut saja RW :D, mengundurkan diri dari tempat kami bekerja karena ada pekerjaan yang lebih menarik di Bekasi. Kalo dihitung-hitung, sekarang jumlah NOC di kantor kami tinggal 5 orang termasuk manager dan supervisor. Kalo Mas Dian ini pergi juga, saya ga bisa bayangkan betapa repotnya kami menangani begitu banyak customer. Mungkin angka “kepergian” yang cukup tinggi inilah yang menyebabkan pihak manajemen membuat kebijakan dengan mewajibkan karyawan-karyawan baru, termasuk saya, untuk menjalani masa bakti minimal 3 tahun di sini. Saya rasa ga ada salahnya kami bekerja selama minimal 3 tahun di sini, terlebih perusahaan menjediakan fasilitas-fasilitas yang lebih dari cukup dalam kapasitasnya sebagai perusahaan yang sedang berkembang.

Kembali ke masalah maintenance VSAT hari ini. Untuk mencegah terganggunya koneksi di sisi customer, traffic mereka harus dialihkan melalui hop lain. Kebetulan kami pake BGP multihoming, jadi tinggal di-edit saja route-map-nya. Memang sejak beberapa hari yang lalu, transmit carrier salah satu stasiun bumi kami bermasalah. Entah, penyebab secara teknis tentunya VSAT-engineer kami yang lebih tahu. Setelah dicek, rupanya ODU yang digunakan tidak dapat bekerja dengan semestinya (sedikit rusak), sehingga diputuskan untuk mengganti module SSPA pada ODU. Penggantian ini memakan waktu hampir 1 jam.

Selama proses ini, diperlukan koordinasi yang baik antara engineer di lapangan, NOC on-charge, dan pihak di sisi teleport yang mengadakan hubungan peering. Kebetulan partner peering kami yang satu ini posisinya di Napa Valley, USA sehingga kontak harus dilakukan via SLI. Seharusnya, untuk mempermudah koordinasi harus dilakukan secara real time. Ini susahnya, soalnya saya sendirian di kantor dengan 3 telepon PABX tanpa fasilitas conference :) jadi, ya gitu deh…

Rupanya keputusan penggantian ODU dengan SSPA tepat sekali. Sesaat setelah SSPA terpasang, Eb/No di sisi Napa Valley sebesar 9.1 dB dari yang sebelumnya berkisar 4 dB (Eb/No kurang dari 4 dB sama halnya dengan sinyal transmit stasiun bumi tidak dapat menjangkau stasiun bumi lain atau bahkan tidak diterima satelit sehingga tidak terjalin koneksi samasekali). Untuk mencegah kemungkinan cuaca buruk, seharusnja Eb/No minimal mencapai 10 dB, karenanya kami putuskan untuk meningkatkan power-level di modem sebanjak 1 dB, hasilnya Eb/No di pihak partner peering kami bertengger di angka aman, yaitu sekitar 10 dB.

Dengan ini selesai sudah maintenance VSAT hari ini. Malam semakin menjelang pagi, sudah saatnya tidur :D

Facebook Comments Box
Bermalam di Kantor

4 thoughts on “Bermalam di Kantor

  • 6 July 2006 at 2.21 pm
    Permalink

    Wah, terlambat saya mengetahui cerita mas Seno,
    Saya jg ngalamin masalah yang hampir sama. Penurunan Nilai Eb/No. Mengakibatkan proses pengiriman data terganggu. Namun voice ok. GIle.. hampir stress!!

  • 19 July 2007 at 2.17 pm
    Permalink

    Mas, kirimi saya file dong untuk instalasi vsat secara manual dan sistem settingnya..

    thanks

  • 14 November 2007 at 10.17 am
    Permalink

    saya juga sedang mengerjakan proyek VSAT utk pemda, menurut mas Seno design instalasi VSAT apa yang paling cocok utk Jakarta? sekeliling banyak gedung tinggi, bangun tower sepertinya ribet.

    btw, mas Seno ada referensi panduan instalasi VSAT terbaru? atau link ke web saja.
    thx a lot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.