Lagi-Lagi Soal CS
Alkisah di suatu sore di salah satu RS di Bekasi. Tepatnya 10 menit yang lalu ![]()
Seno : (menelpon CS IM3 di nmr 100)
CS : Selamat sore….bla2 dst
Seno : Selamat sore bla2 dst (kasih tau nama – nmr hp)
CS : Ada yang bisa dibantu?
Seno : Begini, saya di RS Mitr* Keluarg* Bekasi Timur, sudah beberapa jam ngga bisa masuk jaringan Blackberry. Sinyalnya tertulis gsm, bukan GPRS huruf besar.
CS : Oh begitu. Keluar errornya apa?
Seno : Ya itu tadi, tulisannya bukan GPRS besar.
CS : Ok, sinyalnya bagaimana?
Seno : Penuh kok
CS : Baik, pulsanya sisa berapa?
Seno : Apa hubungannya sama pulsa, Mas? Bukannya BIS itu potong pulsa di awal?
(damn, kayaknya ini CS ga ngerti layanan blackberry deh)
CS : Baik Pak, tunggu sebentar ya
Seno : (rugi keluarin pulsa 400 perak buat telp CS gaptek)
CS : (kembali) Pak Seno, bisa tolong PIN-nya?
Seno : Dua Tiga Delta Delapan Empat dst (untung apal)
CS : IMEI-nya Pak?
Seno : (OMFG, *cek options, status* di hh) 367…. Dst
CS : OK, tunggu sebentar Pak
Seno : (menunggu lagi)
CS : (kembali) Pak, bisa tolong sebutkan nomor di belakang kartu?
Seno : Caranya gimana Mas? (Ngetes)
CS : Dicopot saja Pak, ada nomor lain yang bisa dihubungi?
Seno : Ngga perlu Mas, ini sudah ada 6200… Dst (bacain options – advanced – sim card)
OK, enough. Dan saat matiin telp CS, ternyata handheld sudah konek BIS lagi.
*mencoba bertahan dengan nomor IM3*
Damn….