Ini posting mengenai VSAT (lagi-lagi). Saya sering diprotes, kenapa postingnya berat-berat. Ada juga yang tanya, kamu ini network engineer atau satellite engineer sih? Ah, bagi saya, siapapun boleh share ilmu apapun. Ilmu itu kan, sekecil apapun harus disebarluaskan o:-).


OK, kita mulai. Firstly, we have to know everything basically. Ya, teori dulu donk, biar tidak bingung :).

The Typical Theory

  • Frequency atau frekuensi
  • adalah ukuran jumlah putaran ulang per peristiwa dalam selang waktu yang diberikan. (wikipedia)

  • Tx Frequency
  • merupakan frekuensi yang digunakan untuk transmit (uplink) dari stasiun bumi ke satelit. Untuk mencegah interferensi, biasanya frekuensi ini dialokasikan berdasarkan bandwidthnya. Jadi, perubahan bandwidth juga diikuti dengan perubahan frekuensi transmit.

  • ODU Centre Frequency (CF)
  • merupakan frekuensi tengah yang dimasukkan ke dalam ODU. Frekuensi ini merupakan angka kelipatan 5 yang dekat dengan tx-frequency. Misalkan tx=6378.8250MHz maka odu cf=6375MHz atau 6380MHz. Frekuensi ini merupakan angka kelipatan 5 yang dekat dengan tx-frequency. Misalkan tx=6378.8250MHz maka odu cf diset angka kelipatan 5 antara 6380 - 15 = 6365 MHz dan 6375 + 15 = 6390 MHz.

  • IF Frequency
  • merupakan tx freq di modem. Modem di sini jangan disamakan dengan modem dial-up atau modem-router adsl. Ini VSAT, kita bicara tentang VSAT, ingat [-x.

Dalam prakteknya, tx freq merupakan kombinasi dari output modem (if freq) dan output ODU (cf). Jadi akan muncul beberapa kombinasi frekuensi antara modem dan ODU, namun hasilnya sama (tx freq). Bingung? Ikuti terus, scroll ke bawah… b-)

OK, selanjutnya kita memasuki inti posting kali ini, the calculation.

Mathematical Mind

RUMUS [updated] :

d = a + ( b – c )

dengan ketentuan :

    a = 70 MHz (konstanta)
    b = tx frequency
    c = odu cf
    d = if freq

Understood?? No. Ok, you’ll never know before try it out!

Practical Power

Tx freq sebagai berikut : 6582.9435 MHz, tentukan semua kombinasi if freq dan odu cf yang bisa digunakan!

batas bawah odu cf 6585 - 15 = 6570 MHz
batas atas odu cf 6580 + 15 = 6595 MHz

  • PERTAMA, menggunakan odu cf 6570 MHz
  • if freq = 70 + ( 6582.9435 – 6570 )
    if freq = 82.9435 MHz

  • KE-DUA, menggunakan odu cf 6575 MHz
  • if freq = 70 + ( 6582.9435 – 6575 )
    if freq = 77.9435 MHz

  • KE-TIGA, menggunakan odu cf 6580 MHz
  • if freq = 70 + ( 6582.9435 – 6580 )
    if freq = 72.9435 MHz

  • KE-EMPAT, menggunakan odu cf 6585 MHz
  • if freq = 70 + ( 6582.9435 – 6585 )
    if freq = 67.9435 MHz

  • KE-LIMA, menggunakan odu cf 6590 MHz
  • if freq = 70 + ( 6582.9435 – 6590 )
    if freq = 62.9435 MHz

  • KE-ENAM, menggunakan odu cf 6595 MHz
  • if freq = 70 + ( 6582.9435 – 6595 )
    if freq = 57.9435 MHz

Di antara keempat kombinasi di atas, biasanya yang bisa digunakan hanya satu. Lebih lanjut, seharusnya VSAT ataupun satellite engineer pasti lebih paham dan dapat menentukan hanya satu kemungkinan saja.

Semua kombinasi di atas itu valid, silakan digunakan salah satunya. Keterangan lebih lanjut hubungi saya. Semoga membantu walau masih membingungkan.

Update
Banyak yang request, thanks to : DP, P-Man, SJS, dan Mr. Galuego di Napa. Tak lupa, makasih buat MFM

Update 2
Rumus sebelumnya keliru, ini barusan dibenerin :D. Terima kasih buanget Mas JP

Facebook Comments
Upstream Freq Calculation

14 thoughts on “Upstream Freq Calculation

  • 16 May 2006 at 5.56 pm
    Permalink

    walah, lak TX Freq bukan cuman buat satelitee Nes. itu sebutan buat Signal Keluar dari perangkat (tergantung perangkat mana yang dipake patokan). TX selalu berpasangan dengan RX. so! TX Freq not just for satellite.

    CMIIW too

  • 16 May 2006 at 6.30 pm
    Permalink

    Lha iku Men, nang ngisore ono tulisane

    “Ini VSAT, kita bicara tentang VSAT, ingat” [-x

  • 17 May 2006 at 10.13 am
    Permalink

    [not moderated]

    lagi-lagi si seno show off (alias tukang pamer).
    duh.. ini anak kecil udah belagu, suka pamer, sok tau lagi…
    dan yang lebih parah lagi, rata-rata tulisannya itu hasil copy paste,
    atau hasil terjemahan dari wikipedia.
    Kayaknya sih tulisan di atas hasil contekan dari senior di tempat kerjanya,
    kemudian dipermanis buat dipublish di sini.
    Padahal mah gak ngerti apa2 dia. Bahasa Inggris nya aja suka ngaco.
    Dasar anak kecil !!!!!!!!

    [not moderated, sure]

  • 17 May 2006 at 12.16 pm
    Permalink

    Akhir-akhir ini banyak spam dan comment-comment ngga jelas dari IP 210.24.147.11yang terpaksa masuk moderasi. Providernya pake PacificNet SG, siapa coba? ;)) Udah gitu, pake nama samaran lagi, emangnya saya ndak tau /:)

    Kan kasihan yang namanya kamu pake, dia cewek berhati lembut. Kamu ngga takut dosa?

    Tolong ya, anonymous itu norak l-)

  • 25 May 2006 at 4.55 pm
    Permalink

    betul sekalo mbak devi

    TX selalu diikuti RX dan berlaku untuk semua transmisi gelombang (dari radio ato dari perangkat transmisi apa aja)

    karena tanpa harmonisasi kedua benda tersbeut diatas tak ada komunikation kalee hehehehe

  • 29 May 2006 at 12.04 pm
    Permalink

    Ini ngomongin apa sih??
    Bukannya ini website konsultasi sex ato kesehatan??
    Kok bisa jebus matematika sehh??

  • 12 June 2006 at 8.45 pm
    Permalink

    walah…walah…..
    bo ya sex toh yang di omonging jangan Tx ato Rx to, mumet aku dengernya.
    OK, sekali lag sex yang di omongin,njeh……

  • 16 July 2006 at 2.44 pm
    Permalink

    bwahahahahahaha modarrrrrrrr kowe :))

  • 15 November 2007 at 8.15 am
    Permalink

    Gw salut sama orang yang suka ngasih ilmu atau nyoba untuk diskusi tentang apapun, jadi jangan bilang show off atau apapun dan yang bilang begitu tandanya orang sirik dan sirik tanda tak mampu

  • 18 January 2008 at 5.32 pm
    Permalink

    Gw setuju dgn komentar Zaki… Untuk Seno…terus berkarya dengan tulisan-tulisan yang bisa membantu kita semua dan jangan diambil pusing komentar2 negatif tentang kamu…..

  • 21 July 2008 at 11.13 am
    Permalink

    Yang enjoy emang ngomongin tentang sex aja……… tapi sekali-kali perlu dong ngomongin matematika soal itung-itungan. Jadi antar sex dengan metematika harus imbang gitulu…… (He2………..) salam buat anak-anak way mengaku)

  • 30 November 2008 at 1.42 pm
    Permalink

    auah gelap seno gak seno yang penting seno. TX RX, (pada sok tau luh semua martole jongjong, markeng keng, bapot, pe’pe,

  • 22 December 2010 at 10.02 pm
    Permalink

    mas…saya mo nanya satelite yang di pakai buat dvb apa skarang?.yg bagus.. saya pake DVB card SkyStart2…dari jerman… buat seting internet nya gmana????
    LNB setting
    LOF 1 berapa MHZ…
    Swich berapa MHz
    LOF 2 Berapa Mhz..
    DiSEqC…ap
    ETSI Network id …apa?
    Star Frequensi berpa Mhz…
    End Frequensinya brapa Mhz..
    Step Size brapa…Mhz
    Simbol Rate berapa kS/s

    kalo punya Software buat grembing data saya minta ya mas…
    balas ke email saya..ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.