- 11
- Mar
Untuk kesekian kalinya, ini posting basbang. Kritik dan saran apapun akan saya terima, kecuali : “Postingmu kok basbang melulu”.
![]() |
OK, kali ini aku ingin cerita tentang novel yang baru kubaca. Judulnya “Ayat Ayat Cinta”. Ya, ya, aku memang terlambat. Novel ini terbitnya sudah hampir setahun yang lalu, tapi aku baru membacanya. Saat melihatnya memang sepertinya novel itu berisi nasehat-nasehat, fatwa-fatwa ulama, dan lain-lain. Dari dulu aku memang kurang suka “bacaan berat”. Why? Sorry, no reason. |
Awalnya, pada suatu hari yang cerah dengan sedikit badai yang merubuhkan beberapa batang pohon tumbang, aku sedang blogwalking ke adiknya si Mas. Sempat baca satu posting di sana. Sesampainya di rumah, eh dilalah aku melihat novel itu tergeletak begitu saja di tempat penyimpanan buku milik salah satu penghuni rumah.
Acara membaca di mulai :
Kisah diawali dengan penggambaran suasana Mesir saat puncak musim panas. Penggambarannya sangatlah jelas, terdeskripsi dengan begitu tepat dan sangat terperinci, namun tidak menjemukan. Semua setting digambarkan dengan sempurna, selanjutnya bergantung sepenuhnya pada imaginasi tiap pembaca. Aku bisa membayangkan dengan jelas bagaimana kamar Fahri yang penuh dengan buku-buku tebal dan posisinya di bawah kamar mandi dan kamar tidur Maria, flat Fahri dan Aisha yang berada di Zamalek,delta Sungai Nil. Semua kisah-kisah yang diceritakan bagai mengalir begitu saja, namun deras dan sangat bermakna. Alur ceritanya membuat kita seakan-akan hidup di dalamnya dan mengalami kejadian-kejadian yang luar biasa di sana.
Penulis bisa membawakan suasana sedih, haru, senang, kalut, dan pilu dengan sempurna.
Siapapun yang membacanya akan merasakan suka duka seorang Fahri, betapa kagumnya saat pertama kali melihat wajah Aisha, betapa bahagianya menikmati malam zafaf (semoga tidak salah tulis
) yang suci, betapa kerinduan akan ibunya yang teramat besar, betapa bingungnya Fahri karena mengetahui betapa Nurul sangat mencintainya di saat-saat terakhir sebelum dia melaksanakan akad nikah dengan Aisha, betapa pilunya difitnah dengan kejam oleh Noura, betapa harunya membaca buku harian Maria yang tergolek lemah tak berdaya, dan merasakan betapa kuat kasih sayang-Nya kepada orang-orang beriman. Kita pun dibawa penulis untuk merasakan bagaimana perasaan seorang Maria ketika mengigau, lalu bangun dan dengan kalut menceritakan mimpinya mengenai surga, pintu-pintu surga, dan Maryam.
Hanya dengan membaca surat cinta Nurul, kita bisa merasakan bagaimana perasaan cintanya yang begitu besar pada Fahri, bahkan hampir dibutakan karenanya. Juga surat-surat Fahri untuk Noura dan Nurul yang sangat bijaksana, begitu melukiskan semua perasaan serta rasa cintanya pada Allah SWT. Aku sendiri bingung, bagaimana secarik surat saja bisa begitu menggambarkan perasaan seseorang. Subhanallah
Aku salut dengan pengorbanan seorang Aisha. Demi menyelamatkan nyawa banyak orang, dia rela dimadu, rela suaminya berpoligami, bahkan Aisha-lah yang mendorong Fahri untuk poligami, dengan seorang Kristen Koptik walaupun dengan amat sangat terpaksa. Pengorbanannya juga tidak sia-sia, akhirnya nyawa Maria dan suaminya selamat, buah hatinya tidak akan lahir tanpa ayah, serta dia tidak akan secepat itu menjanda. Sungguh, sulit mencari seorang istri yang begitu sabar, tawakkal, dan bijaksana seperti itu. Baginya, suami adalah Imam. Semua uang yang dimilikinya dari keuntungan di 3 perusahaan, diberikan kepada Fahri, suaminya, untuk dikelola. Tidak salah Fahri memilihnya sebagai pendamping hidup.
Sungguh merupakan pengalaman yang menarik dan mengesankan. Aku bahkan masih mengingat dengan jelas isi ceritanya, suasana setiap setting, keindahan tutur katanya, kecantikan Aisha (aku sangat yakin, dia cantik sekali), ketabahan Nurul, sakit Noura, serta betapa kayanya keluarga besar Faroughi (semoga tidak salah ketik) walaupun sudah membacanya beberapa hari yang lalu.
Ini bukan novel kebanyakan, bukan pula kisah cinta buta yang sarat akan dusta. Ayat-Ayat Cinta dapat membuka hati Anda, mengenai kebesaran Allah, karunia Allah yang sangat besar, serta rahmat-Nya yang tak terhingga, begitu universal. Inilah cinta yang Islami, yang penuh kesucian dan sakral.
Akhir kata, posting saya yang satu ini jangan ditanggapi terlalu serius. Anggap saja ini hanyalah ungkapan hati seorang anak kecil™ yang terkaget-kaget setelah membaca novel fenomenal yang begitu luar biasa. Pokoknya kamu juga harus baca!!
PS : INI BUKAN RESENSI
Oh iya, trim’s buat Mas Imponk atas screenshoot-nya

11 March 2006 pada 9.16 pm
Thx sen dah posting neh novel,lumayan aq jd gak usah minjem/beli novelnya
.Walaupun aq gak baca postinganmu setdkny yg bs aq kutip :
Ini bukan novel kebanyakan, bukan pula kisah cinta buta yang sarat akan dusta. Ayat-Ayat Cinta dapat membuka hati Anda, mengenai kebesaran Allah, karunia Allah yang sangat besar, serta rahmat-Nya yang tak terhingga, begitu universal. Inilah cinta yang Islami, yang penuh kesucian dan sakral.
Ok tak tunggu psotingan selanjutnya,klo bs tentang CCNA karangan Tom Lanley………
11 March 2006 pada 9.19 pm
Dasar plagiat
Yang bener itu Todd Lamle, bukan Tom Lanley, apalagi Tom and Jerry
12 March 2006 pada 3.03 pm
tuelaaaaaaaaaaaaat! novel taun ra enak Sen!
13 March 2006 pada 9.30 am
hwahahaha…. akhirnya dah baca juga ya… aku masih sikit bingung niy?Yang aku bingung tuh,…. yang jadi model di cover itu sapa ya?? Aisha ato Maria??hehehe….
btw, kita sepupu drmn ya??can u tell me?
13 March 2006 pada 2.26 pm
Model covernya : It should be Aisha!!!
Mbak Za, kita kayaknya ngga sepupu-an deh
Statusnya ngga jelas, coba tanya aja sama Mas Di 
27 April 2006 pada 9.07 pm
ikutan dong .
sep kayaknya pengen baca tuh novel deh. makin penasaran.
10 May 2006 pada 7.01 pm
Bagus memang novel ini. Saya terobsesi hingga 3 hari lebih. Keinginan untuk menghafal Qur’an jadi menggebu. Kisah-kisah ini, bagi yang pernah merasakan manis pahitnya berdakwah dan menuntut ilmu buat pemula serasa dibawa ke alam nyata era 1990 1995 di malang. Ada keinginan kuat utk mencari ilmu spt fachri, ada kisah-kisah mengatasi “rasa” pada seorang ukhti dan ada banyak hal yang begitu mirip dengan apa yang diceritakan “Ayat-ayat Cinta”
Semoga semakin banyak lagi novel-novel semacam ini….Amin
19 May 2006 pada 9.18 am
baru aja slsi baca niy buku kmrn…
kesan pertama di halaman2 awal…”wah niy orang (fahri) islami bgt yah”
di halaman2 terakhir, jd kebuka pikiran aq ttg hub cewe&cowo semestiny
22 June 2006 pada 1.09 pm
Duh sedih na … kalo beneran sapa tuh yang kuat???
22 June 2006 pada 1.10 pm
ck..ck…ck.. Uh…uh sedih banget
6 July 2006 pada 2.11 pm
saya amat berminat untuk mencari novel ini untuk mengetahui kisah selanjutnya tentang kandungan buku ini. tapi saya amat tertarik dengan kandungan yang dipamerkan.
6 July 2006 pada 2.12 pm
sedih sangatkisah nya tapi kalauboleh saya nak ketahui lebih banyak lagi.
15 July 2006 pada 7.52 pm
novel islam yang paling bagus ceritanya. ada sedihnya, ada kagumnya, ada lucunya, semuanya ada disitu. Buaguss bener. ada lagi kaga cerita yang tidak kala menariknya. kasih tau judulnya donk. thank’s
27 August 2006 pada 3.59 pm
baca dengan seksama novel itu indah sekali. ada gayah yang seperti fahri dijaman sekarang ? mudah-mudahan salah satunya aku
10 September 2006 pada 8.45 pm
[...] http://www.seno.or.id/2006/03/11/ayat-ayat-cinta? [...]
19 September 2006 pada 4.13 pm
wakkakkak…telat banget bacanya…sama ding aku juga…
subhanallah..tuh novel emang bener bener bagusss…
jadi pengen punya suami kaya si Fahri..
jadi pengen tajir kaya si Aisha…
jadi pengen jalan jalan ke Mesir..
mas seno kalaow someday mas punya temen kaya fahri , kenalin ke aQuw yak…
19 September 2006 pada 9.58 pm
#16 Mbak Dika, bagaimana aku nak kenalkan satu teman, jikalau aku tak paham siapa engkau
*lagi pengen pake bahasa melayu yang indah*
17 November 2006 pada 10.52 am
trimakasih, novel ini mampu membuka kesadaran batin saya….
semoga ALLah menggolongkan kita ke dalam hamba-hambanya yang saleh…..
20 November 2006 pada 1.21 pm
novel ini memang patut dikagumi para pecinta novel islami.
isinya, penggambarannya kesederhanaan penulisnya membuat novel ini hidup.
saat membacanya aq benar-benar bisa membayangkan kehidupan, keislamian mesir disana.
saat ini aq menunggu layar lebar AYAT-AYAT CINTA yang katanya segera ditayangkan.
emang BaGuS BGT…………..
21 November 2006 pada 1.16 pm
Nga salah, novel bagusss . . .
Rasanya aq termotivasi untuk semakin menambah hafalan Al Qur’an. Semoga juga bagi kita semua …. Amien….
1 December 2006 pada 8.08 pm
iya tuh betul,,,,tu novel memang bener” TOP bangget…
7 December 2006 pada 8.18 pm
setelah membaca posting2 di atas saya jadi penasaran skali pengen baca novel itu. ada yang bersedia pinjamin saya gak novelnya? thx berat. udah banyak loh yang rekomendasi novel itu untuk kubaca tapi hanya masalah waktu,insyaallah akan kubaca. thx ya
8 December 2006 pada 7.10 am
#22 Mbak Nara, sepertinya di rumah kami masih ada kalo ngga salah. Silakan pinjam saja, kebetulan bukan saya yang punya
Atau, bagaimana kalau “Di Atas Sajadah Cinta” saja?
9 December 2006 pada 12.08 pm
wuih…ana uhib jiddan!syukron ustadz habib, novel2 anda smoga menjadi novel cinta&religi spanjang masa amien!saya sebagai perwakilan Arek2 Qisthy G-Art generation ke 16 MAN PK merasa bangga akan karya2 ustadz,sekali lagi syukron katsiron ‘asyru marrat!wasslm.
20 December 2006 pada 2.52 pm
romantis n islami,keren bgt..
26 December 2006 pada 11.39 am
Isi novel ini menyentuh banget,,
mulanya sih aq kira isi novel ini biasa az,,tp lama kelamaan isi novel ini membuatku tersentuh,,,isi novel ini begitu mengharukan mulai dari perjuangan Fahri utk sekolah dimesir yang,,,sampe badai yang datang menerpa rumah tangganya dgn Aisha,,sangat menyedihkan …
28 December 2006 pada 6.41 pm
masya Allah ini cerita novel baguz sekali,oya klo bisa ngasih saran bisa diong diterbit kan edisi bahasa inggris soalnya pingin juga ngasih teman ,soalnya dia gak ngerti bahasa indo,bagus untuk dakwah,kang abik syukran ya atas dakwah nya two tumbs up deh buat kang Abik!!!!!!!!!!!!1
1 January 2007 pada 5.25 pm
slm, hi, sy org mysia, n novel ni dah ditranslate ke dlm bahasa mysia.best ooo.aku xsuke bc novel, tp novel ini ade kelainan, aku jd tertarik gile nak bace sbb islamik sgt, sesuai utk remaja skang, remaja skang ni xsuke buku agama sgt, lebih gemar membaca bende btk cerite.. go go habiburahman!
3 January 2007 pada 2.57 am
novelnya bagus! dapat merubah kpribadian orang stelah membacanya
12 January 2007 pada 2.33 pm
mari kita saling berjabatan tangan( tak kenal maka tak sayang)
17 January 2007 pada 4.15 pm
Keren banget nih novel Gw nangis terus!! tepatnya pas Fahri ngelamar Aisha, pas Fahri buat rencana hidup, kata kata Abu Syuja,”Kehidupan ini adalah keyakinan dan kesabaran”, kata kata Imam Ahmad, tekad Fahri, pas nikah, malam pertama(zafaf), surat Nurul dan Noura, ketemu Ibnu Masud, dll…
Kenapa gw jadi cengeng gitu y? entah deh, yg jelas novel itu mang bagus banget!! Tadinya favorit gw HARRY POTTER, tapi pas baca ini novel, favorit gw langsung berubah.
Ada kabar baru!!
AYAT AYAT CINTA AKAN DI-SEQUEL-KAN !!!
17 January 2007 pada 4.21 pm
Tahu g maksud SEQUEL? maksudnya bakal dibuat lanjutannya. jadi kayak Harry Potter. Ada Hary Potter buku 1,2, 3, 4, 5, 6 dan 7. Cuma kata Kang Abik, Ayat Ayat Cinta cuma sampe 6 buku. Dan juga nanti kita diajak mengelilingi Amerika, Makkah, Madinah, Indonesia, dan lain lain sebagai settingnya…!!!
Wah, bakal seeeeerrrruuuu banget nih kisah Aisha ma Fahri? gimana kelanjutannya yah? NOura gimana nasibnya? Robin ma ayah Aisha, Rudolf bakal ketemu Fahri g yah? terus gimana yah cerita Nurul ma suaminya? Syaiful dkk lulus pa g dr Al Azhar? n banyak lagI!!! gw g sabar neh!
Yang pasti, Aisha dan Fahri pasti kena kesulitan lagi dalam mengarungi rumah tangganya…
Ada kabar lagi !! Ayat ayat cinta jga akan dibuat TRAINING nya!! Jadi kayak ESQ nya Ari Ginanjar Agustian, cuma ada nilai lebihnya. Tujuannya buat supaya tokoh Fahri g cuman jadi impian belaka saja, tapi Fahri bisa “menjelma” di diri kita..!!!
18 January 2007 pada 3.06 pm
wah…. novelnya sangat bagus,,, walaupun saya tergolong anak remaja tapi saya dapat memahami makna2 yang terkandung dalam novel tsb.
25 January 2007 pada 11.16 am
salam buat semua.. novel ayat2 cinta tu ada terjemahan ke bahasa inggeris tak..? coz saya dari malaysia kadang2 kurang faham jika dalam bahasa indonesia..
4 February 2007 pada 2.32 am
Ehm…
Six Hour…
Selama itu Gw baca tuh NOVEL . . .
Comment : “EDAN BANGET . . .”
Kapan Tuh Layar LEbarnya muncul. . .?
Gw Penasaran ama Pemeran FAHRI . . .
Bikin Gw terhipnotis . . .
Huh . . .
KEsel . . . MArah . . . Sebel . . .
Gara2x Gw baca tuh Novel . . .
tersirat dlm nurani . . .
“Pasangan Cwok Shaleh ialah Cwek Shalehah..”
“Pasangan Cwok Pezina ya ama cwek pezinah lagi lah..”
“Pasangan Fahri ialah Aisha + Maria..”
KPn mrk dtg dan tinggal di Indonesia..??
strategi dakwah apa yg bakalan di terapkan untuk 10 tahun mendatang selama di Indonesia..??
Fahri ma Aisha Punya anak berapa ya..??
hmm…
S3 nya Fahri gmn..??
Waduh…
Ayat2x Cinta 2 kpn beredar..???
Salam…
7 February 2007 pada 2.56 pm
“ayat-ayat cinta” mengingatkan saya pada seorang pujaan hati saya yang sedang berjuang menuntut ilmu. dalam novel ayat-ayat cinta hati saya sangat gerimis hujan karna dalam novel itu sama persis yang saya alami tetapi bedanya yang tersakiti perempuan karna terlambat mengungkapkan isi hati sedangkan dengan saya adalah laki-lakinya yang terlambat. saya sangat suka sekali dengan novel tersebut karna mengobati rasa sedih, saya berharap novel tersebut cepat di buatkan layar lebar.
17 February 2007 pada 8.55 pm
alhamdulillah just finished!
subhanallah amazing!
27 February 2007 pada 3.20 pm
“memang novel pembangun jiwa…”
dakwah cantik memang cocok dituangkan lewat novel.
saya jadi punya bayangan tentang sosok yang mencintai seseorang yang mencintai-Nya!
Sungguh takjub!
4 March 2007 pada 3.52 pm
subhanallah…
alhamdulillah…
allahuakbar…
aku memanjatkan setinggi-tinggi kesyukuran kepada Allah s.w.t krn menemukan aku dgn novel indah ini,smga Kang Abik trus mnerus diberi ilham olehNya…Amin
6 March 2007 pada 1.06 pm
duh gw cinta BGT ama tuh novel, kaga ada bosen2nya gw baca itu. sampae2 suami gw yg kg doyan baca jd tertarik krn gw bolak-balik baca itu novel.kayanya kalo gw punya ank cowo gw pengen kasih nama fahri dech…ya biar kaya fahri di cerita itu. tapi mmm jujur ya kok KETIKA CINTA BERTASBIHnya ga seheboh ayat2 cinta ya…kecewa nich gw
8 March 2007 pada 3.38 pm
hai, aku juga baru baca novel ini. wah seru juga ya, aku pikir ini buku menceritakan tentang agama – agama eh ga taunya malah isinya cerita novel. aku juga ga tau kalo buku ini udah lama diterbitin(hehehe) tapi is ok, karena aku dah baca (seru deh) and katanya bentar lagi mo di buat film. (nonton ya)
9 March 2007 pada 4.07 pm
muak juga baca novel ini, muluk-muluk banget, masak Fahri dikejar-kejar ama empat perempuan, kok kesannya si Fahri terima enaknya aja yah… dapat istri kaya, semua dibiayain, halahhh pusing pusing… kayak film bolliwood
12 March 2007 pada 12.19 am
Alhamdulilah…saya lega setelah membaca buku ini…
saya ingin berdiri di jalan Allah….sungguh kisah yang sangat luar biasa…menggugah iman siapapun yang membaca….
12 March 2007 pada 2.19 pm
Saya betul betul menyukai novel ini dan katanya sebentar lagi akan mulai syuting diMesir.Setahu saya Yang menjadi Maria VJ Rianti ,Fachrinya Fedi Nuril ngga salah tuh kenapa ngga Tommy Kurniawan aja yah ? Tapi siapa yang jadi Aisha dan Nurul saya tidak tahu seharusnya para pemainnya betul betul orang yang tepat.Sangat disayangkan bila nantinya sangat berbeda dengan Novelnya.
21 March 2007 pada 9.13 pm
wah seru tuh kalau ada film-nya, kalau sudah beredar film_nya kasih tau dong.
22 March 2007 pada 11.49 am
wah., ini novel terbeda yang pernah saya baca..
saya jadi bisa mengukur seberapa dangkal keimanan dan ketakwaan saya.. saya angkat topi buat habiburrahman…
semoga mas hanung bikin film ini dengan bagus…
karena saya yakin,, para pencinta ‘ayat2 cinta’ punya pengharapan tinggi pada movie maker dan lakon-lakonnya nanti..
23 March 2007 pada 4.01 pm
aslamualaikum. gw dah baca tuh buku. bagus kali. gw bener2 puas dah ngebaca bukunya. thanks.
waslam
23 March 2007 pada 4.04 pm
gw salut sama kang abik. bikin buku yg bagus banget. but gw lom punya buku diatas sadjadah cinta. tuh. gw nunggu keluarnya film ayat2 cinta
23 March 2007 pada 4.06 pm
yang jadi fahrinya fedi nuril. mendingan sih klo gw bilang dimas seto aj. n klo yang jd aishanya gw terserah aj. Cos nantinya khan aisha juga make cadar melulu. bakalan gak keliatan. apa filmnya bakalan ditanyangin juga di mesir?
26 March 2007 pada 10.46 pm
apa? fedi nuril?! yang mana orangnya? sori gw agak lemot kalo soal artis. Yg gw denger syutingnya di Mesir dan bulan Maret ini mulai ngurus izin tempat syuting (maklum soalnya pakai tempat penting, seperti Al Azhar dll)
Menurut gw harusnya pemeran Fahri dan Aisha itu bener bener suami istri, jadinya gampang…
27 March 2007 pada 1.23 pm
juosss banget tuh novel, saluutt buat kang Abik,. tapi menurutku tuh novel seharusnya bisa lebih dikembangin, kurasa banyak yang terkesan dipepet2in, so sebenere bisa jauh lebih…
sori lho kang Abik, biasa sekedar ngritik aja. buat Seno, coment terakhir kok desember ya.. kemane aje, suwun
27 March 2007 pada 2.19 pm
Ayat-ayat cinta?? Aku seneng dengan cerita itu, tapi yang buat aku gak senengnya aku lom baca novelnya kalieeeeeeee!!!
27 March 2007 pada 3.41 pm
Subhanallah….
syafakallah syifaaan ajilan,syifaaan la yughadir ba’dahu saqoman…kata2 yg sering kukutip…kalo ada teman yg sakit.
1 May 2007 pada 9.45 pm
ya allah…..
tu novel emang bgs. salut buat kang abik. Qey…
10 May 2007 pada 7.29 pm
gila…. keRen banget… g sAbaR bwt nunggu film nya…. Romantis bangetz…..
25 May 2007 pada 12.49 am
gpp, saya malah baru aja selesai baca
heran, setiap yang posting ttg AAC, komen-nya selalu banyak
25 May 2007 pada 5.25 pm
Novel dwilogi Kang Abik tak kalah serunya, dengarkan komentar asli dari Kang Abik di http://www.asepsetiawan.com
28 May 2007 pada 11.50 pm
ya ya! ayat2 cinta emang keren bgd. even g sk bgd bc, g jg emang kurang sk bacaan berat. sometimes makes me alittle bit stupid. ya..ya trsh d orang mo blg ap! just dont care! tp stlh g bc ayat2 cinta. i could find something dr buku itu. i dont know what, why or when. cm g yg tw.. ik vind dat het heel interessant is. jullie moeten naar ayat2 cinta lezen. trust me!
14 June 2007 pada 10.32 am
huh…aQ juga dah baca ney novel,,, sumpah nyentuh banget ney novel, baru kali ini aq baca novel yang nyentuh banget
bener2 nyentuh banget, apalagi waktu sey Aisha merelakan fahri untuk menikahi Maria…
dan yang ga di sangka2 waktu sey noura memfitnah fahri, padahal kan fahri yang menolongnya.
bener2 fahri di berikan cobaan yang berat banget…
oh ya katanya nanti mau dibikin film’a ya? duh kalo misalnya iya aq ga sabar buat nonton film’a…
oce de sukses ya yang buat novel ini…
sumpah keren banget….
15 June 2007 pada 1.33 pm
wah..gw dah bc dr dua thn yang lalu minjem punyanya anak SKI(seksi kerohanian islam) di skul gw…hohohoho..
semoga gw dpt suami kyk Fahri n puya sft kyk aisha tp ttp g’rela dipoligami.huhahaha..
palagi yang meranin lyr lbr jg aktor pujaan….fediiiii…!!pokonya kudu nonton
25 June 2007 pada 11.24 am
Assalammu’alaikum.wr.wb.
Subhanallah, subhanallah dan subhanallah…
Novel ‘ayat-ayat cinta’ memang novel pembangun jiwa. Novel ini bukan hanya novel agama. Tapi juga novel politik, budaya dan lain-lain. Buat Kang Abik, mudah-mudahan sukses selalu dalam berkarya.
Syukron.
Wass.
19 December 2007 pada 10.51 am
SamlekoM…
Masya Allah…
ceritanya bagus banget..nyentuh banget gt…
keren deh…ak gak sabar pengen nonton filmnya…Kapan tayangnya neh..????
mudah mudahan filmnya gak jauh beda ama yg di Novel…
Wa alaikum salam…
4 January 2008 pada 12.16 pm
ditunggu-tunggu kok g muncul juga c movienya… kapan tayang..? dah g sabar ne…
cepetan d tayangin y…
salam buat fahri fersi movienya…
6 January 2008 pada 3.20 pm
hmm…posting’a ckp jelas bgt,,
thnx ya mas,jd poetri ga prlu cpk2 cari bku’a..
he..he..
nti klo da bku baru lg,cpt2 dsi posting ya,, ^_^
17 January 2008 pada 1.38 pm
kapan sieh tu film bakal nongol…………w kan pengen liat my fedi nuril alias fahri nye,,,,,,,,,,,,salam ya bwat k’ fedi yang paling gwantenghz se indonesia
30 January 2008 pada 9.13 pm
ternyata cuma cerita ya kirain beneran kisah nyata
. Sungguh bodoh aku tak tahu dari awal.
1 February 2008 pada 9.28 am
Subhanallah,,,karya yang sungguh menarik n ide yang sangat cemerlang!!!! Novel ini benar-benar bisa menginspirasi kita tuk bisa dapatkan sosok pendamping sesempuRna Fahri. Dimanakah aku bisa menemukan sosok Fahri,,,,??????
Tolong banget agar sering-sering dipublikasikan di TV tentang penayangan layar lebarnya.Biar gak bikin penasaran tyus……..
2 February 2008 pada 9.33 am
Nice blog
20 February 2008 pada 10.21 am
aduh lama banget ci..! filmnya kapan diputer????
arek-arek SURABAYA udah pada ngantri buat NOMAT rame-rame
kita harap filmnya g’ ngecewain.
28 February 2008 pada 4.08 pm
Assalammualaikum Wr.Wb
Saya sudah baca novel ini, ternyata novelnya nyentuh banget sape ke hati sampe2 pengen nagis. terus cerita ada kandungan agama dan bahasa arabnya. Pokoknya novel ini bagus banget dari yang lainnya. TOP BANGET BUAT ANAK MUSLIM.
28 February 2008 pada 4.16 pm
Assalammualaikum Wr.Wb
Saya sudah baca novel ini, ternyata novelnya nyentuh banget sape ke hati sampe2 pengen nagis. terus cerita ada kandungan agama dan bahasa arabnya. Pokoknya novel ini bagus banget dari yang lainnya. TOP BANGET BUAT ANAK MUSLIM.
wassalammualaikum wr.wb.
4 March 2008 pada 10.47 am
assalamualaikum
nama saya palupi, saya seorang siswi man wlingi. saya sangat menyukai sekali cerita ayat2 cinta ini, dan setelah melihat film dr buku ini, saya lebih tahu tentang kita sbg muslimin hrs bersikap dgn orang yang non muslim & muhrim nya. dari dulu saya hanya membaca novel yang biasa. tapi kini anda telah melahirkan novel pembangun jiwa. saya harapkan untuk anda menulis tentang novel islamiyah. di daerah saya talah populer ayat2 cinta.
saya tunggu ya cerita islamiyah dari anda
wassalamualaikum
8 March 2008 pada 6.33 pm
Novel dan cerita yang sangat estetik telah dihancurkan oleh film yang berjudul ayat-ayat cinta. Menurutku, seharusnya film ayat2 cinta diganti judulnya, dan cukup dituliskan bahwa cerita dalam film terinspirasi dari novel ayat2 cinta. Sangat menyesal telah menyaksikan film yang rupanya sudah dinanti2 banyak khalayak. terlepas dari semua itu, novel ayat2 cinta memang sangat mengagumkan untuk kaum moslem.
14 March 2008 pada 5.34 pm
assalamualaikum,
saya pancar,subhanallah…… sungguh cerita yang menggugah hati membangun jiwa,meningkatkan keimanan para remaja dunia. saya harapkan tidak hanya novel ini yang membangkitkan para remaja islam namun filmya juga.
17 March 2008 pada 8.38 pm
Dari awal gue udah suka, emang banyak yang bilang novel dan film nya beda jauh banget but anyway salut buat perfilman indonesia and sutradara muda dengan karya karya yang bermutu. jadi fist choice kalau ada yang ngajak nonton bioskop, soale sejak 1997 gue udah jarang ke bioskop gitu lho….. and emang banyak kritikan -kritikan tapi yang pasti sangat membangun donk buat para sutaradara dan insan-insan film. hampir semua penonton pada merah matanya, nih film cukup menyentuh…. and ada cerita lucu juga… gue nyeletuk ke temen gue ” kenapa semua orang termasuk lue pada sedih habis nonoton nih film, gue rasa biasa aja tuh, gue kagak sedih… trus dia bilang… eh… gue sedih karena liat orang – orang pada nonoton ama pacarnya, sementara gue nonoton ame lue….
7 April 2008 pada 12.51 pm
subhanallah,,
ini novel paling kereen. dari mulai setting,penokohan,dan jalan cerita.
pertama aku baca,hatiku gerimis,tersentuh,dan introspeksi diri.
kedua kalinya aku baca, aku terinspirasi menjadi sosok Fahri(walaupun tak akan sesempurna Fahri,tapi minimal mendekati)…
benar-benar novel karya anak negeri yang patut sibanggakan seluruh rakyat Indonesia.
oia,gimana kalu novel ini ditranslate ke bahasa lain?misalnya arab dan inggris. supaya bisa Go Internasional….
semoga Kang Abik membaca ini………
12 April 2008 pada 1.41 pm
Congratulation bwt kang Abik, sukses besar y atas novel n film layar lebarnya AAC (Ayat-ayat cinta), kami doakan smoga film layar lebarnya ketika cinta bertasbih yang akn drilis sukses besar……………….. Amin. Tisam y bwt sluruh keluarga besar pesantren BASMALLAH…………
23 May 2008 pada 3.29 pm
Kenapa yang jadi fahrinya fedi kayaknya kurang cocok deh kenapa bukannya Tommy Kurniawan aja,oy saya berharap agar di Film Ketika Cinta Bertasbih Tommy Kurniawan aja pemeran utamanya dan Rianti Cartwhrigth,aku tunggu ya Filmnya….
29 June 2008 pada 8.11 pm
Ini Novel sungguh luar biasa asal lu semua tau ini novel yang buat aku senang membaca dan alhamdulillah aku udah bertemu dengan pengarangnya dan sempet foto bareng. Kang Abik makasih yach atas novelnya semoga novel ini mewnjadi amal jariyah kelak di akhirat. Amin………
7 April 2009 pada 11.54 pm
aku penasaran kelanjutan si fahri d indonesia ketemu ama ibunya dan itu novel bgs buat dakwah .aku yakin ini kisah nyata.tolong sambung novelnya.dan perbyk hadist dan ayat2nya