1. Meminum minuman keras, sedikit atau banyak hukumnya haram. Demikian pula dengan kegiatan memproduksi, mengedarkan, membeli, dan menikmati keuntungan darinya.(dec01)
2. Muslimin dilarang keras makan darah. Menjual dan memakan keuntungannya pun ikut terkena dampak keharamannya, meski tidak langsung mengkonsumsi.(dec02)
3. Status kehalalan mengkonsumsi jangkrik sesuai fatwa MUI adalah HALAL. Dengan memahami jenis, morfologi, kehidupan, reproduksi, habitat, dan makanannya.(dec03)
4. Jangkrik yang mirip dengan belalang ini, masih satu familia dengan belalang. Jadi, jangkrik merupakan makanan yang halal dikonsumsi manusia.(dec04)
5. Masih ada perbedaan pendapat mengenai cacing tanah untuk dimakan. Karena ada yang berpendapat bahwa semua yang “khobais” hukumnya haram.(dec05)
6. Khobais maksudnya adalah pemakan kotoran.Pendapat lain mengatakan hewan yang makanannya kotoran dapat dikonsumsi setelah dipuasakan selama 3 hari.(dec06)
7. Minuman apapun kalau banyaknya memabukkan, sedikitnya pun haram (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi). Arak itu bukan obat, tapi penyakit (HR. Muslim, Ahmad, Tirmidzi).(dec07)
8. Perusahaan Rumah Potong Hewan harus memiliki sistem penanganan limbah darah, supaya darah tidak diperjualbelikan, demi kehalalan yang sebenarnya.(dec08)
9. Alkohol murni yang sering dipakai sebagai pelarut harus dilihat dulu apakah dari fermentasi khamer/bukan. Alkohol teknis kebanyakan bukan dari fermentasi khamer.(dec09)
10. Pemakaian alkohol teknis sebagai pelarut diperbolehkan asal bukan dari fermentasi khamer serta diuapkan kembali agar tidak tertinggal dalam komponen yang dilarutkan.(dec10)
11. Penggunaan alkohol teknis untuk keperluan sanitasi di rumah sakit/laboratorium diperbolehkan asal menggunakan alkohol yang bukan dari fermentasi khamer.(dec11)
12. Unsur mint dapat diekstrak dengan pelarut organik non-alkohol. Jika diekstrak dengan alkohol, agar halal harus dipastikan alkohol pada produk akhirnya tidak terdeteksi lagi.(dec12)
13. Penggunaan obat jerawat yang mengandung alkohol sebaiknya hati-hati, jangan sampai terminum sebab dalam obat tersebut terdapat bahan-bahan yang tidak boleh masuk mulut.(dec13)
14. Cuka statusnya bukan lagi minuman keras dan dapat digunakan selama kandungan alkohol <1%. Cuka apel harus jelas dulu apakah sudah cuka atau masih “cider”.(dec14)
15. Cider adalah minuman beralkohol hasil fermentasi buah/teh. Berstatus minuman beralkohol sehingga tidak diperbolehkan, berbeda dengan cuka makanan.(dec15)
16. Ragi yang dipisahkan dari proses pembuatan khamer, setelah dicuci sehingga hilang rasa, bau, dan warna khamernya, hukumnya halal dan suci.(dec16)

Facebook Comments
Early December Archive

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.