TEMPO Interaktif, Surakarta:Kepolisian Resort Karanganyar, Jawa Tengah, merangkul pimpinan pesantren untuk menangkal penyusupan jaringan teroris yang mencari tempat persembunyian.

“Kita akan mengintensifkan berkomunikasi dengan pimpinan dan pengelola pesantren. Kita ajak mereka mengantisipasi masuknya jaringan teroris yang mencari tempat persembunyian. Kami akan sering-sering datang ke pesantren-pesantren untuk bersilaturahmi,” ungkap Kapolres Karanganyar Ajun Komisaris Besar Pol. Prabowo.

Menurut Prabowo, dengan terbongkarnya persembunyian Dr Azahari dan jaringan teroris lainnya, dimungkinkan anggota kelompok ini tengah menyebar ke sejumlah daerah untuk mencari persembunyian. Tidak menutup kemungkinan mereka memanfaatkan keramahan dan keterbukaan kalangan pesantren untuk menumpang bersembunyi.

Jumlah pesantren di Karanganyar sendiri mencapai lebih dari 10 buah. Menurut Kapolres, bisa saja tanpa disadari oleh pengelola pondok pesantren tersebut tempat mereka dimanfaatkan anggota jaringan teroris menyembunyikan diri. “Karenanya, kepolisian mengajak pimpinan maupun seluruh pengurus ponpes tetap waspada terhadap pendatang baru yang tak jelas asal-usul maupun identitasnya,” tambah Kapolres.

Selain itu, Polres Karanganyar juga terus melakukan razia terhadap kendaraan atau warga masyarakat yang melintasi daerah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur. Polres Karanganyar Minggu (13/11) dinihari menggelar operasi di Tawangmangu (Lereng Gunung Lawu) yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Magetan.

Setiap kendaraan yang melintas dihentikan untuk diperiksa, terutama mobil atau motor dengan plat nomor asal Jawa Timur dan Semarang. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap pengendaranya. Polres Karanganyar juga melakukan penjagaan di sejumlah objek wisata sebagai langkah antisipasi terjadi aksi teror.

anas syahirul
dikutip dengan sedikit perubahan dari : tempointeraktif.com

Facebook Comments Box
Polisi Rangkul Pesantren Tangkal Penyusupan Teroris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.